agara

7 Orang Dieksekusi Hukuman Cambuk Karena Langgar Qonun di Aceh Tenggara

Berita Khas/Featured News/Reportase

Sebanyak tujuh orang dinyatakan bersalah telah melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat. Kepada mereka, diputuskan untuk dieksekusi cambuk yang digelar di Desa Pulonas pelataran Parkir Stadion Syahadat Kecamatan Babussalam Kabupaten Aceh Tenggara.

Hari Jumat (12/08/2016) pukul 14.30 Wib hukuman dilaksanakan. Eksekusi ini disaksikan oleh Kapolres Aceh Tenggara AKBP Drs Edi Bastari M.Si, Wakapolres Aceh Tenggara Kompol Imam Asfali SIK, Asisten I Sekdakab Aceh Tenggara, Kepala Dinas Syariat Islam Kutacane, Perwakilan MPU Agara, Ketua Mahkamah Islam Kutacane dan perwakilan dari Kejaksaan Negeri Kutacane.

Juga warga masyarakat ikut menyaksikan pelaksanaan ‘Uqubat cambuk yang melanggar qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat.

Kapolres Aceh Tenggara mengatakan Akan terus memberantas empat penyakit masyarakat di Kabupaten Aceh Tenggara, yaitu Narkoba, khalwat/mesum, maisir/judi dan khamar/miras. Tujuannya agar masyarakat Kabupaten Aceh Tenggara menjadi aman dan nyaman, tidak ada lagi melanggar segala tindak kejahatan ringan maupun berat yang disebabkan oleh empat poin di atas.

Ketujuh orang yang dijatuhi hukuman ‘Uqubat cambuk tersebut adalah: A warga Desa Pulo Latong Kecamatan Babussalam Aceh Tenggara, DS warga Desa Kute Kutacane Kecamatan Babussalam, S warga Desa Pulo Latong Kecamatan Babussalam, A  warga Desa Perapat Timur Kecamatan Lawe Bulan, AR warga Desa Perapat Timur Kecamatan Lawe Bulan, AS warga Desa Perapat Timur Kecamatan Lawe Bulan, SS warga Desa Perapat Hilir Kecamatan Babussalam.

Dalam eksekusi terhukum ‘Uqubat cambuk, terhukum 3  orang atas nama A, D, dan S dihukum cambuk sebanyak 8 kali karena terhukum telah menjalani masa penahanan selama 30 hari, maka dikurangi satu kali cambuk. Sedangkan 4 orang atas nama A, AR, AS, dan SS dihukum cambuk sebanyak 7  kali karena terhukum telah menjalani masa penahanan selama 33 hari, maka dikurangi satu kali cambuk.

[humas res agara]

Komentar