Surat Kabar Digital Berita Indonesia

sumbar

Anggota Resnarkoba Polda Sumbar Gugur Saat Undercover Ungkap Sindikat Narkoba

Berita Utama/Featured News/Peristiwa

Anggota Satnarkoba Kepolisian Daerah Sumatera Barat, meninggal dalam sebuah operasi pengungkapan dan penangkapan jaringan sindikat pengedar Narkoba, Senin, 8 Agustus 2016 pukul 23.00 wib. Diduga, anggota tersebut terkena tembakan dalam perkelahian di dalam mobil.

Anggota tersebut, Brigadir Dua Ade Rahmat, tengah melakukan operasi undercover atau penyamaran dalam sebuah transaksi narkoba dengan tersangka yang diduga eks oknum anggota TNI berinisial HR, pada pukul 09.00 wib hingga pukul 11.00 wib

Malam sebelumnya, transaksi sudah terjadi dan dilakukan lagi transaksi narkoba jenis sabu-sabu. Saat itu, tersangka HR beserta seorang temannya yang belum diketahui identitasnya. Mereka membawa Bripda Ade Rahmat, anggota Satnarkoba Polda yang sedang melakukan operasi undercover untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba.

Saat itu, mereka berencana untuk mengambil barang hasil transaksi tersebut dengan menggunakan mobil Avanza. Selanjutnya, di pertengahan jalan, HR mengganti kendaraanya dengan menggunakan mobil Carry.

Mobil tersebut terus dipantau dari jauh oleh 5 anggota dari Satnarkoba Polda. Pada pukul 11.45 Wib, terjadi suara tembakan di dalam mobil tersebut yang diduga terjadi perkelahian. Dugaan kuat, penyamaran Bripda Ade Rahmat ketahuan.

Saat itu juga, HR bersama temanya tancap gas mobil Carry dan melompat keluar. Mereka menabrakkan mobil ke truck Semen Padang. Kejadian itu mengakibatkan Bripda Ade Ramat gugur dalam tugas.

Tim Satnarkoba yang melakukan pemantauan langsung mengejarHR. Selanjutnya diberikan tembakan peringatan, tapi HR terus berusaha melarikan diri. Terpaksa, petugas menembak HR.

Terkait oknum HR, Polda Sumbar langsung melakukan koordinasi dengan Danrem. [tbnews]

Komentar

Kembali ke Atas